Majapahit: Puncak Peradaban Nusantara (Sigit Wibowo)

24 Mei 2018

Books

Kerajaan Majapahit adalah simbol kebanggaan dan kejayaan yang pernah diraih para leluhur atau nenek moyang yang pernah eksis di Nusantara. Peradaban nenek moyang yang agung pada masa Kerajaan Majapahit telah mewariskan bangsa Indonesia berupa Pancasila dan lambang Negara Kesatuan Republik Indonesia yakni Burung Garuda. Rumusan Bhinneka Tunggal Ika dalam kitab Sutasoma karya Mpu Tantular juga menjadi semboyan yang dipegang teguh oleh bangsa Indonesia guna mempersatukan berbagai perbedaan yang ada.

Nusantara sejak awal memang sangat heterogen dari suku, agama, etnis dan latar belakang budaya. Berbagai perbedaan ini justru memperkaya Nusantara sejak awal dan menjadi modal yang kuat guna membentuk peradaban yang berdasarkan keberagaman. Kejayaan dan keagungan Nusantara pada zaman Kerajaan Majapahit bukan karena penyeragaman, namun merayakan perbedaan sehingga masyarakat bisa hidup saling berdampingan dalam kebersamaan.

Kejayaan Kerajaan Majapahit tidak bisa dilepaskan dari sosok Mahapatih Gajah Mada. Kearifan, kecerdasan dan karakternya yang kuat mengantarkan Nusantara pada masa kejayaan dan keemasan pada pemerintahan Raja Hayam Wuruk. Pada masa Raja Hayam Wuruk dan Mahapatih Gajah Mada, Kerajaan Majapahit mampu mempersatukan Nusantara dan mewujudkan tatanan masyarakat yang gemah ripah loh jinawi tata tentrem kerta raharja.

Buku Setebal 450 halaman ini berisi:

BAB I KERUNTUHAN SINGASARI DAN BERDIRINYA MAJAPAHIT (halaman 1-72)

Dalam bab ini akan dibahas dan dianalisis tentang pergeseran pejabat di Singasari yang dilakukan oleh Raja Kertanagara, Ekpedisi Pamalayu beserta alasan politik, ekonomi dan militer hingga serangan Kerajaan Kediri ke Singasari hingga berdirinya Kerajaan Majapahit.

BAB II PEMERINTAHAN KERTARAJASA JAYAWARDHANA (halaman 73-133)

Dalam bab ini akan menjelaskan dan memaparkan asal usul Raden Wijaya, pergolakan internal di Majapahit hingga suksesi pergantian kekuasaan Raden Wijaya.

BAB III PEMERINTAHAN JAYANEGARA (134-195)

Dalam bab ini akan menjelaskan tentang asal usul Jayanegara, konsolidasi kekuasaan oleh Jayanegara, hingga kemunculan sosok fenomenal yakni Gajah Mada.

BAB IV PEMERINTAHAN TRIBHUWANATUNGGADEWI (halaman 196-311)

Dalam bab ini akan menjelaskan konsolidasi kekuasaan, Sumpah Palapa, Reformasi Militer Majapahit dalam rangka Sumpah Palapa, penggunaan Diplomasi (soft power) dan Kekuatan Militer (hard power) dalam penyatuan Nusantara.

BAB V PEMERINTAHAN RAJASANEGARA (halaman 312-450)

Dalam bab ini akan menjelaskan konsolidasi akhir yang dilakukan Hayam Wuruk, puncak peradaban Majapahit hingga capaian-capaian material maupun spiritual Kerajaan Majapahit pada masa keemasan.

Buku Kedua

KERUNTUHAN MAJAPAHIT HINGGA PENGISLAMAN NUSANTARA

Buku ini bersumber pada catatan kuno yang secara rahasia dan turun-temurun diwariskan Mpu Santibadra yang menceritakan tentang Keruntuhan Majapahit pada 1478 akibat serangan Demak. Mpu Santibadra adalah penasehat spiritual Raja Majapahit Prabu Brawijaya V atau Singawikramawardhana Dyah Suraprabawa yang menemani pelarian raja dari Istana Trowulan hingga ke puncak Gunung Lawu pada saat dikejar-kejar pasukan Demak.

Penyerangan Demak ke Majapahit pada 1478 dimotivasi oleh perang suci untuk mengislamkan Raja Majapahit yang dipandang masih “Kafir”. Pada saat terkepung di puncak Gunung Lawu, Prabu Brawijaya V “terpaksa” santun pada agama rasul dan kemudian dibawa sebagai “tawanan” ke Demak hingga akhir hayatnya. Namun Mpu Santibadra secara keras dan tegas menolak ketika dibujuk anaknya sendiri yakni Sunan Kalijaga agar santun pada agama rasul. Mpu Santibadra yang selanjutnya dikenal dengan sebutan Sabdo Palon Nayo Genggong, lantas mengucapkan sumpah bahwa setelah 500 tahun kemudian, orang-orang Jawa akan kembali kepada ajaran budi.

Setelah lebih dari 5 abad berlalu dan memang sudah sampai “titi wanci” catatan Mpu Santibadra yang disalin dalam Babad Kanung ini dihadirkan. Buku ini akan menjadi referensi penting untuk memahami peralihan agama dan kepercayaan orang Jawa dari Siwa-Buddha menuju agama baru.

Buku Setebal 425 halaman ini berisi:

BAB I PERANG SAUDARA (halaman 1-65)

Bab ini akan menjelaskan pertikaian elite di Majapahit yang menyebabkan konflik dan perang saudara hingga campur tangan Dinasti Ming Cina dalam konflik di Majapahit.

BAB II CAMPUR TANGAN ASING (halaman 66-133)

Bab ini akan membahas geopolitik, geoekonomi dan geostrategi global yang menjadi latar belakang keruntuhan Majapahit yang disebabkan infiltrasi kekuatan asing dari Dinasti Yuan Mongol, Dinasti Ming Cina dan Khilafah Turki Ottoman.

BAB III PERANG JIHAD DEMAK-MAJAPAHIT (halaman 134-273)

Bab ini akan membahas perang jihad (perang suci) yang dilancarkan Demak yang didukung kekuatan asing yang berhasil meruntuhkan Majapahit pada 1478. Demak selanjutnya juga melancarkan perang dengan motivasi keagamaan kepada Portugis di Malaka (1512 dan 1521), Majapahit di Daha (1517 dan 1527) dan Kerajaan Pakuan Pajajaran (1527).

BAB IV PENGISLAMAN NUSANTARA USAI KERUNTUHAN MAJAPAHIT (halaman 274-395)

Bab ini akan membahas pengislaman Jawa dan wilayah lain di Nusantara usai keruntuhan Majapahit, hingga persekusi yang dialami kaum kesatria dan brahmana pasca keruntuhan Majapahit serta jejak peradaban Siwa-Buddha yang masih bisa ditemukan di Jawa.

BAB V KEGAGALAN PENGISLAMAN BALI (halaman 396-425)

Bab ini akan menjelaskan pelarian kaum kesatria dan brahmana dari Jawa menuju ke Bali usai keruntuhan Majapahit dan faktor-faktor yang menyebabkan Bali mampu bertahan dari pengislaman.

Dua buku ini dijual dengan harga masing-masing Rp 100.000 (dua buku Rp 200.000) dan ongkos kirim jauh dekat sebesar Rp 20.000.

Bagi yang berminat silakan teman-teman/bapak/ibu/saudara
melakukan pemesanan. Dengan segala hormat, karena keterbatasan waktu dan biaya, buku hanya akan dicetak 500 buah.

Bagi yang berminat silakan melakukan pemesanan. Dengan segala hormat, karena keterbatasan waktu dan biaya, buku hanya akan dicetak 500 buah.

Adapun jadwal pre order buku adalah

  1. Jadwal pemesanan Tanggal 1-30 Mei 2018
  2. Pembayaran Tanggal 1-5 Juni 2018
  3. Pengiriman Buku 10-14 Juni 2018

Bagi teman-teman yang berminat silakan menghubungi: Sigit Wibowo, Nomor WA 087877377459 atau SMS/call 081314930063, Akun Facebook/Messenger : Benedictus Sigit Wibowo

 

 

Yuuk Langganan Video² kaya diatas.. GRATIS! KLIK DISINI!!

5 artikel terakhir di blog annunaki

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang pos baru melalui surat elektronik.

Bergabunglah dengan 373.861 pengikut lainnya

Iklan

Komentar ditutup.