Fungsi Printer Dot Matrix dan Kelebihan Serta Kekurangannya

23 Maret 2018

User Experience

Saat ini, penyebaran informasi dapat dilakukan dengan begitu mudah. Berbagai media online bisa dikatakan sudah mampu menyediakan informasi lengkap dalam jangka waktu singkat.

Sayangnya, informasi berbasis softcopy ini tak bisa dilihat oleh semua orang dengan mudah, khususnya bagi mereka yang memang tidak begitu familiar terhadap perangkat komputer atau gadget.

Nah untuk penyamarataan penyebaran info, salah satu cara paling efektif adalah dengan menjadikan informasi tersebut dalam bentuk hardcopy. Dimana informasi hardcopy ini bisa Anda dapatkan dengan perangkat yang disebut printer.

Jenis printer sendiri sangat beragam yang masing-masing memiliki spesifikasi dan fungsi tersendiri. Seperti printer dot matrix yang merupakan printer khusus. Biasanya printer jenis ini digunakan untuk pencetakan nota atau faktur.

Printer dot matrix inipun memiliki kelebihan dan kekurangan tersendiri yang. Penasaran dengan printer tipe ini? Yuk simak ulasan lengkapnya di bawah ini.

Fungsi Printer Dot Matrix

Layaknya printer jenis lain seperti printer inject, printer laser atau photo printer. Printer dot matrix juga sebenarnya memiliki fungsi yang sama, yaitu untuk mencetak sebuah dokumen atau file softcopy menjadi file hardcopy 2D.

Hanya saja, printer jenis ini memiliki perbedaan pada beberapa sektor. Selain pada sistem kerja printer, perbedaan yang begitu nampak pada printer jenis dot matrix adalah hasil printingnya. Dimana Anda bisa mendapatkan hasil printing rangkap, baik rangkap 2, 3 atau bahkan hingga 4.

Dari hasil printingnya ini umumnya printer dot matrix digunakam untuk pembuatan nota atau struk. Seperti untuk nota penjualan, nota pembelin, faktur hutang, faktu pajak dan masih banyak lainnya. Selain itu, pada beberapa instalasi seperti bank juga sering menggunakan printer dot matrix guna cetak mutasi transaksi.

Selain karena hasil cetakannya yang bisa rangkap, printer jenis ini banyak diandalkan unit perdagangan juga karena harga perlembar cetakannya begitu murah. Jika dibandingkan dengan tipe printer lain, printer ini memang menawarkan kemiringan harga tersendiri.

Spesifikasi dan Kelebihan serta Kekurangan

Meskipun sudah dibekali dengan teknologi yang bagus, namun tak bisa dipungkiri jika printer dot matrix masih banyak memiliki kegunaan dan kelebihan. Hal ini sebenarnya juga dipengaruhi oleh sistem kerja printer yang jauh berbeda dengan printer tipe lain

Untuk lebih jelasnya, berikut ini adalah ulasan lengkap spesifikasi printer dot matrix yang disertai kelebihan juga kekurangannya.

  1. Kemampuam Rangkap

Seperti yang sudah dijelaskan di atas jika salah satu keunggulan printer dot matrix jika dibanding tipe printer lain adalah kemampuan cetak rangkapnya. Anda bisa mencetak dengan rangkap 2, 3 sampai 7. Dimana jumlah rangkap dokumen tersebut akan tergantung dengan jumlah pin atau jarum pada printer tersebut.

Semakin banyak pin yang digunakan printer maka akan semakin banyak pula rangkap yang bisa dihasilkan. Namun dibalik itu semakin mahal juga harga printer tersebut.

  1. Kecepatan Printing

Seperti yang sudah Anda ketahui, jika printer dot matrix adalah salah satu jenis printer dengan kecepatan cetak paling lambat. Dimana kecepatan print sesuai dengan CPS pada printer tersebut. Sebab CPS ini akan memengaruhi kecepatan pencetakan perkarakter. Jadi jika Anda ingin mendapatkan printer tipe dot matrix yang memiliki kecepatan tinggi dikelasnya, sebaiknya cari printer dengan CPS di atas 80.

  1. Suara Printer

Satu lagi kelemahan printer dot matrix yang hingga saat ini masih belum bisa diperbaiki, yaitu suara printer yang terlalu keras. Meskipun hal ini bisa jadi kekurangan jika dibanding dengan jenis printer lain yang dibuat dengan print volume rendah, namun hal ini pula yang bisa menunjukkan ketahanan printer.

Semakin keras suara yang dihasilkan oleh printer dot matrix semakin bagus pula ketahanannya. Jadi apabila Anda ingin mendapatkan printer yang lebih tahan lama maka carilah printer yang memiliki suara lebih tinggi pula.

  1. Lebar Cetak

Selain kecepatan dan suara, ukuran lebar kertas juga wajib dipehatikan. Biasanya ini akan disesuaikan dengan kebutuhan Anda. Lebar kertas yang digunakan pada printer dot matrix ini dapat ditentukan pada satuan CPI (character per inch). Seperti columns 80 untuk kertas seukuran lebar A4 dan 130 columns untuk kertas setara folio.

  1. Ukuran Pita

Berbeda dengan printer inject yang menggunakan tinta cair sebagai media cetak. Untuk printer dot matrix ini menggunakan pita tinta yang dapat memberikan hasil cetakan pada printer tipe dot matrix. Bentuk dari pita inipun sama seperti pita biasanya, hanya saja mampu bergerak dan menghasilkan karakter.

Untuk satu pita printer umumnya memiliki umur atau jangka waktu penggunaan maksimal 5 juta karakter. Sedangkan untuk lama penggunaan bisa tergantung dari seberapa sering printer tersebut Anda gunakan.

  1. Jumlah Head

Pada awal pembuatannya, printer dot matrix dirancang dengan 7 head atau jarum/pin. Dimana head printer ini berfungsi untuk menentukan kualitas cetakan. Namun seiring perkembangan tenologi, printer tipe ini sudah dibekali dengan head yang jauh lebih tinggi. Dengan begitu kualitas hasil cetakan pun jauh lebih banyak. Nah untuk saat ini, jumlah head tertinggi adalah 24 head printer.

  1. Kompatibilitas Sistem Operasi

Selain pada sistem kerja cetaknya, seluruh produsen printer dot matrik saat ini sudah berlomba begitu ketat dalam persaingan sektor dapur pacu. Ya, pada OS atau sistem operasi, semua produk diklaim memiliki OS terbaik dan terbaru. Tak hanya itu, para kompetitor produseni printer juga bersaing pada kelengkapan fitur dan kecanggihan fitur yang disematkan pada produk tersebut.

  1. Voltase

Karena merupakan peralatan elektronik, tentu listrik menjadi penentu utama bagaimana produk tersebut dapat digunakan. Namun tak seperti zaman dulu dimana penggunaan listrik masih begitu boros. Saat ini justru penggunaan listrik berhasil diminimalisir.

Umumnya, sebuah media cetak tipe dot matrix ini membutuhkan tegangan listrik 100/220V untuk mampu bekerja dengan baik. Namun ada pula printer dengan voltase melebihi angka tersebut maupun di bawah angka tersebut.

  1. Konektivitas

Untuk menghubungkan printer dengan komputer, Anda bisa menggunakan USB. Dimana penghubung wireless ini memiliki beberapa keunggulan dan kekurangan, seperti penggunaan yang bisa lebih awet, responbilitas printer lebih baik dan lain-lain. Namun untuk penghubungan menggunakan bluethot yang memungkinkan perangkat satu ini lebih Panjang daya pakainya.

Printer Dot Matrix Terbaik

Setelah mengetahui fungsi dan bagaimana spesifikasi printer dot matrix, tentu tak aneh jika Anda ingin mendapatkan printer terbaik di kelasnya. Nah untuk memilih media cetak berkualitas tipe rangkap ini, berikut adalah beberapa produk printer dot matrix terbaik di tahun 2018.

  1. Epson Printer dot matrix LX-310 (white)

Spesifikasi: 9 pin, up to 240 x 216 dpi, Impact dot matrix, 160 columns max, High Speed Draft10/12/15 cpi : 347/357/390 cps, USB 2.0 Full-Speed

  1. OKI ML-3410

Spesifikasi: 9 Pin, Speed 550 cps, Original + 7 copies, 136 col, Parallel Standard & Serial RS232 Standard.

  1. Epson LQ310

Spesifikasi: Konektivitas Flexibel, Extreme Speed, Daya tahan kuat mencetak dalam jumlah banyak, Mencetak hingga 5 rangkap, Putih.

Tertarik untuk memiliki salah satu printe dot matrix? Pilih salah satu dan tentukan kegunaanya. Selain itu, Anda sebaiknya juga memikirkan akan menempatkan printer dot matrix ini dimana, sehingga tidak akan membuat ruangan terlihat terlalu penuh dan cocok dengan ruangan tersebut.

5 artikel terakhir di blog annunaki

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang pos baru melalui surat elektronik.

Bergabunglah dengan 373.864 pengikut lainnya

Iklan

About Eduard de Grave

Blogger tampan, seksi, kaya raya & baik hati. Blog pribadi: annunaki.me | lapak jualan: agenhajarjahanam.net | Google Plus Twitter: @eduard777

Lihat semua pos milik Eduard de Grave

Komentar ditutup.