Berkenalan Lebih Jauh Tentang VGA Card dan Sejarahnya Yuk

6 Maret 2018

User Experience

Bagi Anda para gamers atau Anda yang menyukai desain grafis, pasti tidak asing lagi bukan dengan Video Graphics Array (VGA) ? Ya, kartu berukuran mini yang terselip di dalam CPU komputer ini rupanya mempunyai sejarah yang panjang.

VGA atau kartu grafis, atau yang biasa di sebut VGA Card ini dibuat oleh IBM pertama kali pada tahun 1981 dengan nama IBM PC video card. Istilah VGA Card pada saat itu adalah MDA (Monochrom Display Adapter), namun hanya bisa beroperasi untuk next mode dengan ukuran 80 kolom 25 baris (80 x 25). MDA hanya mempunyai video memory sebesar 4 KB dan hanya bisa untuk men-support 1 warna saja.

Perusahaan seperti ATI, Cirrs Logic dan S3 tertarik dan berminat mengembangkan teknologi dan meningkatkan kemampuan resolusinya atas kesuksesan VGA saat itu. Lalu terciptalah SVGA (Super VGA) dengan memory 2MB, resolusi 1024 x 768 dan sudah memiliki 256 warna.

Tahun 1995, di pasaran muncullah kartu grafis 2D/3D yang dikembangkan oleh Matrox, Creative, S3, ATI dan lain-lain. Mengikuti standard Super VGA, kartu grafis ini telah mendukung teknologi 3D.

Tidak lama kemudian, 3dfx mengeluarkan Voodoo Graphic Chip pada tahun 1997 dengan chip yang lebih kuat dari kartu grafis lainnya. Selain lebih kuat, Voodoo juga memperkenalkan teknologi 3D Effects seperti mip mapping, Z-buffering dan anti-aliansig. Setelah itu, muncullah banyak kartu grafis 3D seperti Voodoo 2 dari 3dfx, TNT dan TNT2 oleh Nvidia.

Pada awal VGA tercipta hingga sekarang, rupanya telah banyak perubahan mulai dari sisi bentuk dan resolusi yang semakin canggih. Adapun beberapa perubahan VGA dari pertama hingga saat ini, adalah sebagi berikut :

  1. S3 ViRGE

ViRGE atau Virtual Reality Graphics Engine merupakan VGA generasi pertama yang sudah menerapkan teknologi 3D grafik. Spesifikasi yang dimiliki S3 ViRGE yaitu 64 bit dan menawarkan 4MB memory onboard, memory clock speeds up to 66MHz, core serta sudah mendukung fitur seperti MIP mapping, Bilinear, Alpha Blending, Trilenear texture filtering, 3D texture, Z-Buffering dan lainnya.

  1. ATI RAGE 3D and RAGE II

Dengan memory hanya 2 MB dan 32 bit memory bus yang dimiliki ATI RAGE 3D, maka dibuatlah seri ke 2 untuk memperbaiki kelemahannya dengan nama RAGE II. Dengan spek yang dimiliki telah mencapai 8 MB SDRAM, memory clockspeeds up to 60 MHz, 64 bit memory bus dan mendukung kemampuan untuk memutar DVD Playback.

  1. NVIDIA NV3

VGA buatan pertama Nvidia ini didesain dengan teknologi Microsoft’s DirectX 5 API. Spek yang dimilikipun sudah mencapai 4 MB memory, bandwith 1,6 GB/s, 100 MHz core clockspeeds, 206 MHz RAMDAC dan mendukung AGP 2x.

  1. NVIDIA NV4

VGA ini adalah penerus dari NVIDIA NV3, namun tidak ada perubahan yang terlalu signifikan pada VGA yang satu ini. Seperti memori maksimum yang ditambah menjadi 16 MB serta memiliki clockspeeds 110 MHz. Beberapa teknologi yang ditambahkan lagi oleh Nvidia pada versi ini yaitu teknologi ‘second pixel pipeline’, fitur Trilinear filtering, dan 32 bit true colors.

  1. NVIDIA GEFORCE 256

VGA versi ini, selain kecepatan perfomanya 2 kali lebih cepat dari sebelumnya, juga mempunyai spek DirectX 7. Tidak hanya itu, 4 pixel pipelina serta sebuah fitur dengan sebutan “cube environment mapping” dimana fitur tersebut berguna untuk menciptakan efek real time reflection.

  1. NVIDIA GEFORCE SERIES 2

Fitur baru yang dihadirkan Nvidia pada VGA Card ini memiliki  sebutan pixel shader (Nvidia Shading Rasterizer).

  1. ATI RADEON R520

VGA yang mempunyai fitur baru seperti kemampuan HDR (High Dynamic Range) lighting juga memiliki kelebihan lain. Kelebihan lain dari seri ini yaitu efisiensi memori yang dimiliki, perfomanya yang optimal, serta kualitas image yang kian lebih baik dari sebelumnya.

  1. NVIDIA GEFORCE 9 SERIES

VGA keluaran Nvidia ini merupakan VGA yang paling terkenal dikalangan masyarakat. NVIDIA GEFORCE 9800 GTX ini termasuk VGA “High End” jika diandingkan dengan produk buatan Nvidia lainnya dan merupakan yang paling terkenal. Hal ini dikarenakanmemiliki 128 stream processor dan 256 bit memory bus.

  1. NVIDIA GEFORCE 200 SERIES

Seri terbaru Nvidia yang mampu memasukkan 1,4 Billion transistor pada GPU ini juga merupakan seri dari Nvidia yang paling kencang dan kemampuan yang powerful.

Setelah mengetahui sejarah panjang VGA, rasanya kurang lengkap jika belum membedah apa saja sih komponen dari VGA itu sendiri? Yuk simak beberpa komponen yang terdapat pada VGA card :

  1. GPU (Graphics Processor Unit)

GPU adalah sebuah processor khusus untuk manangani bagian grafis 3D dari sebuah microprocessor. GPU ini berfungsi mengolah data gambar yang akan ditampilkan pada layar monitor. Bagian inti dalam VGA card, seperti CPU dalam perangkat komputer. GPU modernkini sangat efisien dalam memanipulasi komputer grafis dan struktur paralel.

GPU biasanya terdapat  di mother-board atau di VGA Card pada komputer pribadi (PC). Sedangkan pada notebook atau yang lainnya, GPU ini sudah terintegrasi.

  1. Video Memory

Video memory ini berfungsi untuk tempat penyimpanan sementara, baik sebelum dan sesudah pemrosesan data pada GPU. Kapasitas video memory saat ini berkisar antara 256 MB sampai 2048 MB.

  1. RAMDAC (Random Acces Memory Digital-Analog Converter)

Berfungsi untuk mengubah gambar digital menjadi sebuah sinyal analog agar dapat diterjemahkan atau dibaca di monitor. RAM sendiri akan menyimpan sementara informasi gambar yang nantinya akan ditampilkan pada monitor dalam data digital.

Proses kerja RAMDAC ini terlebih dahulu akan membaca video memory, lalu mengubah data digital menjadi sebuah sinyal analog, kemudian mengirimkannya melalui kabel video menuju monitor.

  1. PCB (Printer Sircuit Board)

Sebenarnya, warna dasar yang digunakanpun beragam. Mulai dari warna hijau, merah serta kuning keemasan. Adapun kebanyakan Form Factor yang digunakan berukuran standar dengan tinggi sekitar 99 mm dan lebar yang bervariasi.

  1. Bus Interface

Fungsi dari Bus Interface sendiri yaitu menghubungkan motherboard dengan VGA Card. Sedangkan pada umumnya, Bus Interface yang digunakan tipe AGP dan PCI Express. Namun sebelumnya juga sempat digunakan slot ISA dan PCI untuk VGA Card ini.

Pada PCIe juga memiliki beberapa versi, yaitu PCIe 1.0, 2.0, dan 3.0.

  1. Display Interface

Display Interface yang kerap ditawarkan pada VGA Card adalah DVI, VGA dan TV-OUT. Display Interface ini berfungsi sebagai penghubung VGA Card dengan monitor.

  1. Cooling System

Untuk VGA Card yang tanpa fan dan heatsink, biasanya menggunakan cooling system. Hal ini dikarenakan selama beroperasi, VGA dapat mencapai panas yang cukup tinggi. Mungkin sebagian dari Anda sudah tahu bahwa VGA Card tanpa heatsink bisa mencapai suhu kisaran 600C saat digunakan.

  1. Heatsink dan Fan

Komponen VGA Card yang satu ini mempunyai fungsi sebagai pendingin kartu grafis Anda saat digunakan.

Sebenarnya ada banyak lagi bagian pada VGA Card ini. Berkenalan dengan VGA memang tidak habisnya, terlebih bagi pemula yang mungkin akan banyak pertanyaan seputar VGA. Karena semakin pesatnya perkembangan teknologi, semakin beragam pula VGA yang disuguhkan oleh perusahaan-perusahaan perangkat komputer tersebut.

5 artikel terakhir di blog annunaki

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang pos baru melalui surat elektronik.

Bergabunglah dengan 373.863 pengikut lainnya

Iklan

About Eduard de Grave

Blogger tampan, seksi, kaya raya & baik hati. Blog pribadi: annunaki.me | lapak jualan: agenhajarjahanam.net | Google Plus Twitter: @eduard777

Lihat semua pos milik Eduard de Grave

Komentar ditutup.