DIlarang Mengeluh!

12 Desember 2011

Inspirational

Dilarang Mengeluh

Hari ini, di sebuah bus, aku melihat seorang gadis cantik dengan rambut pirang.
Aku iri melihatnya. Dia tampak begitu ceria, dan kuharap akupun sama.
Tiba-tiba dia terhuyung-huyung berjalan.
Dia mempunyai satu kaki saja, dan memakai tongkat kayu.
Namun ketika dia lewat, dia tersenyum.
Oh Tuhan, maafkan aku bila aku mengeluh.
Aku punya dua kaki. Dunia ini milikku!

Aku berhenti untuk membeli bunga lili.
Anak laki-laki penjualnya begitu mempesona.
Aku berbicara padanya. Dia tampak begitu gembira.
Seandainya aku terlambat, tidaklah apa-apa.
Ketika aku pergi, dia berkata, “Terimakasih. Engkau sudah begitu baik.
Menyenangkan berbicara dengan orang sepertimu. Lihat saya buta.”
Oh Tuhan, maafkan aku bila aku mengeluh.
Aku punya dua mata. Dunia ini milikku.

Lalu, sementara berjalan,
aku melihat seorang anak dengan bola mata biru.
Dia berdiri dan melihat teman-temannya bermain.
Dia tidak tahu apa yang bisa dilakukannya.
Aku berhenti sejenak, lalu berkata,
“Mengapa engkau tidak bermain dengan yang lain, Nak?”
Dia memandang ke depan tanpa bersuara,
lalu aku tahu dia tidak bisa mendengar.
Oh Tuhan, maafkan aku bila aku mengeluh.
Aku punya dua telinga. Dunia ini milikku.

Dengan dua kaki untuk membawa aku ke mana aku mau.
Dengan dua mata untuk memandang matahari terbenam.
Dengan dua telinga untuk mendengar apa yang ingin kudengar.
Oh Tuhan, maafkan aku bila aku mengeluh…

Dilarang Mengeluh. Itulah kata-kata yang sering saya ucapkan ke diri sendiri. Untuk urusan yang satu ini saya agak keras pada diri sendiri. Alasannya? Bila kita telah mengambil keputusan untuk bertindak atau untuk tidak bertindak dan saat ini sedang menghadapi konsekuensinya, maka hadapilah dengan sebaik-baiknya. Mengeluh tidak menjadikan persoalan kita beres!

Ada orang yang mengatakan mengeluh itu hak saya! Kenapa saya tidak boleh mengeluh? Tentu saja boleh. Hanya dari pengalaman saya, mengeluh itu hanya menjadikan kita lemah dan menguatkan afirmasi bahwa kita tidak berdaya. Afirmasi adalah pernyataan yang kita ucapkan ke diri sendiri (self talk). Pernyataan ini mampu menguatkan dan mencerahkan, mampu juga berbuat hal yang sebaliknya.

Bila kita mengerti bagaimana benak bawah sadar bekerja, maka hindari afirmasi negatif semacam keluhan. Jika afirmasi ini terus menerus anda ucapkan pada diri sendiri maka ia akan menetap di bawah sadar. Lama-kelamaan menjadi mindset. Mindset membentuk habit / kebiasaan. Habit menjadi karakter. Karakter menentukan nasib anda.

Orang yang sering mengeluh tanpa ia sadari telah membentuk dirinya sedemikian rupa dan pada akhirnya ia juga yang membawa nasib buruk dalam kehidupannya! Tidak percaya? Mulailah mengeluh tentang apa saja. Tentang pekerjaan, tentang tubuh anda, tentang situasi rumah tangga, keuangan, anak-istri, orangtua, teman-teman, dll. Mulai mengeluh sekarang dan keluhan-keluhan itu menjadi mindset yang jauh berakar di bawah sadar. Mulailah mengeluh dan lihat ke mana arah nasib anda!

Karena itulah saya agak keras pada diri sendiri. Dilarang Mengeluh! Lalu bagaimana jika kita cenderung selalu mengeluh?

  • baca artikel tentang benak bawah sadar berikut: klik disini dan praktikkan cara-cara membuat afirmasi positif: klik disini
  • beli buku-buku motivasi, CD/DVD motivasi dari pembicara / motivator terkenal misalnya buku 7 keajaiban rezeki dan amalkan dengan yakin. Anda bisa meng-copy paste ilmu dari mereka dan mengenyahkan keluhan jauh-jauh dari hidup
  • jika anda menginginkan solusi dari masalah-masalah yang anda keluhkan maka akuilah terlebih dahulu apa masalah yang membelit anda. Jangan menyangkal. Lalu niatkan anda menemukan solusi dari masalah itu. Caranya? mulai sekarang berafirmasilah. Berikut contoh afirmasi yang saya praktekkan: klik disini. Ini efektif dan murah meriah guna membentuk positive attitude di kemudian hari.
  • Jika anda harus mengeluh dan sudah tidak tahan mengeluh, maka berkeluh kesahlah pada Sang Maha Pemberi Kehidupan dalam doa anda. Tidak sekedar mengeluh, namun akhiri doa anda dengan keinginan agar Beliau melimpahkan kekuatan agar dikemudian hari anda tidak menjadi pengeluh :mrgreen:

Sumber puisi: http://groups.yahoo.com/group/airputih/message/12 by ahmad suwandi, sumber gambar: http://bakercommunications.com/blog/?p=308

Iklan

About Eduard de Grave

Blogger tampan, seksi, kaya raya & baik hati. Blog pribadi: annunaki.me | lapak jualan: agenhajarjahanam.net | Google Plus Twitter: @eduard777

Lihat semua pos milik Eduard de Grave

Komentar ditutup.