Jadilah Orang Sombong!

4 November 2011

Mind-Body-Soul

Jadilah Orang Sombong !

sebuah nasehat aneh tentang bagaimana sombong bisa mengubah orang yg engga pede menjadi pede 😆

Jadilah Orang Sombong

Jadilah orang sombong! Ya..masbro dan sista engga salah baca :mrgreen: . Saya memang suka berpikir yang aneh-aneh dan buah pikir ini saya tuangkan dalam blog annunaki. Tidak heran di sini banyak topik aneh-aneh yang bisa kalian baca 😆

Sejak dulu orang sombong dibenci tindak tanduknya oleh orang-orang lain. Kita juga sering mendengar nasehat dari orang tua dan guru serta petuah dari pemuka agama agar tidak menjadi sombong. Lalu mengapa saya malah menganjurkan yang sebaliknya. Menurut saya kita bisa belajar dari orang-orang sombong ini. Apa itu? Rasa Percaya diri.

Sombong dan percaya diri bedanya tipis (IMHO). Karena itu banyak yang sukar membedakan dimana posisinya saat ini. Apakah gue ini sombong atau pede? Mari kita telaah bedanya sombong dan percaya diri:

  1. Orang sombong menganggap dirinya lebih tinggi dari orang lain. Sedangkan orang percaya diri percaya bahwa dirinya memiliki keunikan dan talenta sebagaimana yang dianugerahkan berbeda kepada setiap orang.
  2. Orang sombong seolah selalu tahu apa yang paling baik untuk orang lain. Sedangkan orang yang percaya diri selalu terbuka tentang pendapatnya terhadap orang lain.
  3. Orang sombong biasanya tajam terhadap orang yang ia lihat sebagai saingan. Orang percaya diri sudah lahir dengan kemampuan untuk bersaing.
  4. Orang sombong sulit dan bahkan tidak pernah mengakui kesalahan mereka. Orang percaya diri tidak takut untuk mengaku bahwa ia melakukan kesalahan.
  5. Orang sombong biasanya suka jika orang lain melakukan kesalahan Sedang mereka yang percaya diri suka membantu orang menghadapi kesalahan yang mereka buat.
  6.  Orang sombong biasanya sangat peduli dengan pendapat orang lain terhadap dirinya. Sedangkan orang percaya diri tidak terlalu peduli dengan pendapat orang lain terhadap dirinya.
  7.  Orang sombong biasanya suka membanggakan dirinya, sedangkan mereka yang percaya diri cenderung diam.

http://percayadiri.asmakmalaikat.com/percaya_diri_atau_sombong.htm

Pasti banyak rekan-rekan yang setuju dengan pemaparan tentang sombong dan percaya diri di atas. Saya juga setuju. Namun pemaparan diatas tidak menyentuh persamaanya. Menurut saya persamaan dari keduanya adalah: keduanya amat yakin jika dirinya benar! Lalu bagaimana pengetahuan ini bisa berguna bagi kita? Apa yang bisa kita pelajari dari bersikap sombong?

Tidak lain dan tidak bukan adalah rasa percaya diri itu sendiri. Orang-orang yang menderita rasa tidak pede akut bisa belajar dari sini. Kepercayaan diri rendah adalah akibat dari program pada pikiran bawah sadar yang entah disadari atau tidak telah tertanam di sana. Siapa yang menanamnya? Lingkungan terdekat dalam hal ini keluarga merupakan biang keladi utamanya.

Orang tua yang sering membandingkan anak-anaknya berperan besar dalam pembentukan karakter dan mental si anak, apalagi jika si anak sendiri cenderung introvert dan pendiam. Si anak diam-diam akan menyalahkan dirinya karena inilah reaksi alami. Di mata anak orangtua adalah “dewa” yang tahu segalanya dan kata-katanya adalah kebenaran yg tidak terbantahkan.

Dari sinilah vicious cycle (lingkaran setan) pemrograman bawah sadar dimulai. Selanjutnya tanpa sadar, si anak ini akan terus memrogram dirinya sedemikian rupa. Ia akan menemukan pembenaran bahwa dirinya engga bisa, engga mampu, engga berdaya, engga pintar, engga menarik, dll. Semuanya di-iyakan, di-afirmasikan, di-kuatkan dan di-aminkan oleh dirinya sendiri, selalu, setiap saat, dimanapun dan kapanpun ! karena ia percaya dirinya seperti itu, maka jadilah ia seperti yang ia pikirkan.

Karena itu bagi mereka yang telah memvonis dirinya ke dalam lembah ketidakpercayaan diri saya anjurkan cara ini. Jadilah sombong!

Sobat kira gampang yah menjadi orang sombong itu? Ternyata tidak mudah loh 😀 . Karena itulah saya sharingkan buah pikir saya untuk membantu mereka yang super tidak pede akut dengan cara menjadi sombong! Inilah caranya:

  • Temukan apa yang bisa disombongkan dari dirimu. Untuk menjadi sombong, masbro/sista harus bisa menemukan sesuatu dalam hidupmu yang bisa dibanggakan dan nantinya disombongkan 😀 . Mereka yang super tidak pede akan sangat kesulitan menemukan alasan untuk jadi bangga. Ada-ada saja alasan yang bisa mereka temukan untuk membuang jauh-jauh rasa bangga akan diri. Tapi masbro dan sista……coba pikirkan ini. Masbro dan sista hanya hidup di Bumi ini sekali aja kan? Kenapa tidak menonjolkan dirimu sekali-kali. You have nothing to loose!
  • Jika masbro dan sista susah sekali menemukan sesuatu yang membanggakan dari diri sendiri, triknya adalah coba buatlah sebuah daftar yang isinya adalah apa yang kita inginkan dari diri kita. Misalnya ingin perutnya yang buncit jadi rata bahkan sixpack, ingin jadi menarik di mata lawan jenis, ingin jadi supel dan mudah bergaul, ingin menjadi pengusaha sukses, dll. Setelah daftar ini dibuat, sekarang mari kita afirmasikan dalam diri kita. Bagaimana caranya? Baca artikel berikut: klik disini. Ok, saya udah baca, trus bagaimana cara membuat afirmasi yang bagus? Klik disini . Dengan rutin melakukan ini maka perlahan sobat akan merubah program destruksi / merusak yang tadinya telah tertanam jauh di benak bawah sadar dengan program yang jauh lebih potent, berdaya dan membangun.
  • Ucapkan afirmasi – afirmasi yang sudah dibuat dengan niat besar dan ketekunan yang tinggi. Masbro dan sista mau berubah kan? Tanamkan motivasi mau berubah menjadi lebih baik, lebih sukses, lebih pede, dll. Kepada siapa yang mencari dengan tekun maka ia akan menemukan apa yang ia cari. Pintu-pintu kesempatan akan dibukakan untuk masbro dan sista. Believe me! Saya sudah mengalaminya. Misalnya masbro menderita rasa tidak pede akut karena performa seksual yang buruk. Masbro ingin sekali mengubah kondisi ini tapi tidak tahu harus mencari ke mana….. Dengan niat yang besar dan afirmasi yang kuat, pintu kesempatan akan dibukakan bagi masbro. Mungkin masbro membacanya di sebuah blog (mungkin blog ini hehehe) atau membacanya di sebuah buku…. Dari sini jika masbro mau menelusuri informasi2 tsb maka lebih banyak pintu yang akan terbuka. BELIEVE ME!
  • Masbro dan sista coba baca buku-buku dan nonton DVD dari para pembicara dan motivator sukses. Yang paling saya anjurkan adalah Donald Trump. Lihat bagaimana cara ia membawakan dirinya? Banyak orang mengatakan ia sombong. Betul. Namun kesombongannya itu bukan kesombongan yang kosong. Ia ada di posisinya sekarang ini juga karena bekerja keras, lebih keras dari orang kebanyakan. Dan ini juga membangun rasa percaya diri yang luar biasa! Trump pernah bangkrut total lho. Apa ia tenggelam dalam nestapa? Tidak. Orang sombong seperti Trump selalu bangkit untuk kembali menyombongkan kesuksesannya! :mrgreen:
  • Kalo punya dana lebih ikuti juga kursus pengembangan diri misalnya berlatih berbicara di depan umum. Coba ikut program dari James Gwee. Saya pernah ikut seminarnya dan memperhatikan bagaimana ia berbicara. Banyak orang akan menganggap ia sombong. Saya bilang, Mr.Gwee adalah representasi dari sukses dan percaya diri tinggi. Kalo itu mau dianggap sebuah tindak tanduk kesombongan ya terserah aja 😆
  • Setelah masbro dan sista membaca dan mendapatkan cukup informasi maka praktekanlah dalam kehidupanmu sehari-hari. Jadikan itu sebagai sebuah kebiasaan/habit baru. Buang jauh2 pikiran bahwa diri ini lemah. Setiap pagi, sombongkan diri sobat di cermin, dengan gaya sinis dan penuh percaya diri katakan bahwa saya mampu, saya bisa, saya kuat, saya pemenang! jadikan ini sebagai self talk kita sehari-hari

Setelah pelan-pelan membaik dalam hidup kalian, masbro dan sista baca lagi 7 point di atas tentang bedanya orang sombong dan orang percaya diri. Semua kesombongan yang dipaparkan di sana berbicara tentang orang sombong yang tong kosong nyaring bunyinya. Jadilah ‘orang sombong‘ yang berisi, yaitu percaya diri dan sukses!

Iklan

About Eduard de Grave

Blogger tampan, seksi, kaya raya & baik hati. Blog pribadi: annunaki.me | lapak jualan: agenhajarjahanam.net | Google Plus Twitter: @eduard777

Lihat semua pos milik Eduard de Grave

Komentar ditutup.