Ayo Jual Diri !

11 April 2011

Inspirational

Jual Diri. Dua suku kata ini seringkali ditafsirkan secara negatif. Kali ini saya ingin mengajak anda untuk melihat kata ‘jual diri’ sebagai sesuatu yang positif. Dan mudah-mudahan juga bermanfaat buat orang lain. Karena sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat bagi manusia lain.

Orang-orang yang berhasil menjual diri tidak akan menemui banyak kesulitan dalam menjual produk apapun. Baik itu barang maupun jasa. Orang cenderung berbisnis dengan orang yang mereka sukai. Saya pikir tidak ada orang yang mau melakukan deal bisnis dengan orang yang tidak disukainya. Ketika anda disukai orang lain itu artinya anda telah berhasil menjual diri anda. Coba perhatikan para publik figur yang nota-benenya ‘sudah terjual’. Apapun yang mereka katakan selalu mendapat perhatian dari banyak orang dan berpotensi besar untuk didengar. Atau kalau anda perhatikan status facebooknya para publik figur walaupun isinya cuma satu dua kata tapi komentarnya bisa puluhan bahkan ratusan. Berbanding terbalik dengan orang-orang yang belum terjual. Meskipun mereka menulis status yang luar biasa berdasarkan pengalaman hidup yang dibayar dengan ‘uang sekolah’ yang mahal, tetap saja sepi komentar dan diacuhkan. Kadang dilihat pun tidak apalagi dikomentari.

So kalau anda menyadari pentingnya ‘menjual diri’ dalam menjual apapun yang mau anda jual. Maka mulai saat ini fokuslah menjual diri anda. Jadikanlah apapun yang ada dalam diri anda sebagai perhiasan agar kehidupan menempatkan anda pada tempat-tempat terhormat. Menjual diri erat kaitannya dengan sesuatu yang bernama EGO. Orang-orang baik, orang-orang yang mau lebih banyak mengenangkan orang lain daripada ingin disenangkan, lebih banyak mendengar daripada berbicara dan orang-orang menerapkan falsafah Jawa ‘ngeli ning ora keli’ [mengikuti tanpa terbawa arus] adalah orang yang mau mengalahkan EGOnya. Dan orang-orang seperti ini “sold out” berpotensi besar terjual. Melakukan sesuatu yang berbeda, yang tidak banyak dilakukan orang lain dan itu menguntungkan atau bermanfaat buat orang lain adalah cara lain dalam menjual diri.

Ingat orang baik selalu berpeluang menjual lebih banyak ketimbang orang yang tidak baik. Kalaupun orang tidak baik bisa menjual lebih banyak pasti hasilnya tidak berkah. Baik itu modal penting dalam menjual apapun. Mungkin anda mengatakan, kalau itu sih semua orang tahu, ya betul tapi apakah semua orang melakukannya, itu persoalannya. Mengenangkan orang lain juga merupakan modal dasar dalam menjual diri. Dalam ilmu sales ada istilah pacing and leading ikuti baru pimpin. Ketika kita menyenangkan orang lain sebenarnya kita sudah memenuhi kebutuhannya dan akhirnya nanti dia akan kita pimpin untuk memenuhi kebutuhan kita. Mengikuti alur pembicaraan orang tanpa terbawa arusnya adalah cara lain untuk menjual diri. Untuk melakukan semua ini diperlukan JIWA BESAR dalam melepas EGO. Lebih baik menjadi orang yang berjiwa besar daripada jadi orang besar. Karena orang yang berjiwa besar sejatinya adalah ‘orang-orang besar’ sementara orang besar belum tentu berjiwa besar. Apalagi kalau anda lihat pembesar-pembesar republik tercinta saat ini.

Jika anda menerapkan prinsip-prinsip diatas bukan hanya kemampuan menjual anda yang meningkat tetapi kualitas kemanusiaan anda pun saya pikir ikut meningkat. Karena anda sudah peduli terhadap orang lain, menyenangkan orang lain dan berusaha menjadi orang baik. Seperti istilah penjualan yang banyak kita lihat disetiap promo-promo produk tertentu “buy one get one free”. Semoga diri kita yang luar biasa ini berhasil kita jual untuk kepentingan banyak orang !

source: Vence Marinez @ Facebook

Iklan

About Eduard de Grave

Blogger tampan, seksi, kaya raya & baik hati. Blog pribadi: annunaki.me | lapak jualan: agenhajarjahanam.net | Google Plus Twitter: @eduard777

Lihat semua pos milik Eduard de Grave

Komentar ditutup.