Donor Darah Yuuuk!

12 Februari 2011

Healthy Liffestyle

Pembaca yang Budiman,

Apakah anda tertarik berkontribusi untuk manusia dan kemanusiaan?  mau menolong sesama dengan cara yang mudah dan tidak ribet? Anda bisa mempertimbangkan cara ini:  menyumbangkan darah anda sendiri.

Sampai saat artikel ini turun, saya telah menyumbangkan darah sebanyak 31 kali, terhitung sejak tahun 2003. Jadi rata-rata setahun 3 atau 4 kali.

Donor darah adalah proses dimana penyumbang darah secara suka rela diambil darahnya untuk disimpan di bank darah, dan sewaktu-waktu dapat dipakai pada transfusi darah.

Jika anda tertarik untuk membantu kemanusiaan dengan cara ini ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi

  • calon donor harus berusia 17-60 tahun,
  • berat badan minimal 45 kg
  • tekanan darah 100-180 (sistole) dan 60-100 (diastole).
  • Jika berminat, calon donor dapat mengambil dan menandatangani formulir pendaftaran; lalu menjalani pemeriksaan pendahuluan seperti kondisi berat badan, HB, golongan darah; serta dilanjutkan dengan pemeriksaan dokter.
  • Jika lulus, barulah darah dan contoh darah diambil.
  • Namun, harus diingat, demi menjaga kesehatan dan keamanan darah, individu yang antara lain memiliki kondisi seperti alkoholik, penyakit hepatitis, diabetes militus, epilepsi, atau kelompok masyarakat risiko tinggi mendapatkan AIDS serta mengalami sakit seperti demam atau influensa; baru saja dicabut giginya kurang dari tiga hari; pernah menerima transfusi kurang dari setahun; begitu juga untuk yang belum setahun menato, menindik, atau akupunktur; hamil; atau sedang menyusui untuk sementara waktu tidak dapat menjadi donor.

sumber: pmi.or.id

Apa ada manfaat donor darah bagi si pendonor itu sendiri?

Tidak ada manfaat langsung menjadi donor darah. Namun dengan mendonorkan darah secara rutin setiap tiga bulan sekali, maka tubuh akan terpacu untuk memproduksi sel-sel darah baru, sedangkan fungsi sel-sel darah  merah adalah untuk oksigenisasi dan mengangkut sari-sari makanan. Dengan demikian fungsi darah menjadi lebih baik sehingga donor menjadi SEHAT. Selain itu, kesehatan pendonor akan selalu terpantau karena setiap kali donor dilakukan pemeriksaan kesehatan sederhana dan pemeriksaan uji saring darah terhadap infeksi yang dapat ditularkan lewat darah.

(sumber: Unit Transfusi Darah PMI Cabang Kota Yogyakarta)

Lalu bagaimana dengan mitos ‘ketagihan’? saya sering dengar alasan penolakan untuk donor darah dari rekan-rekan lain karena takut ketagihan. Saya bilang pada mereka, memang donor darah itu membuat ketagihan!

Ketagihan berbuat baik, maksud saya :mrgreen:

So tunggu apalagi? Setetes darah anda amat berguna bagi sesama!

Resources:

pmi.or. id

Iklan

About Eduard de Grave

Blogger tampan, seksi, kaya raya & baik hati. Blog pribadi: annunaki.me | lapak jualan: agenhajarjahanam.net | Google Plus Twitter: @eduard777

Lihat semua pos milik Eduard de Grave

Komentar ditutup.