Bahasa Tubuh Ketika Berbohong

18 Agustus 2010

Mind-Body-Soul

Apakah Anda merasa dibohongi oleh orang yang pernah Anda temui? Apakah Anda merasa pacar Anda telah berbohong kepada Anda? Pertanyaan itu pasti pernah terlintas dalam pikian saat Anda berbicara dengan sesorang. Untuk mengetahui apakah seseorang berkata jujur atau bohong, berikut ini adalah tips untuk menyingkap kebohongan seseorang dari bahasa tubuh.

1. Bahasa Mata
Sedikit atau tidak ada kontak mata yang terjadi ketika perbincangan merupakan ciri klasik yang mengindikasikan seseorang berkata tidak jujur. Seseorang akan melakukan segala cara untuk menghindari kontak mata dengan Anda. Secara tidak sadar dia akan merasa bahwa Anda mampu mengetahui kebohongan itu lewat matanya. Sebagai gantinya, dia akan menunduk atau mungkin pandangan matanya akan berpindah-pindah kesana kemari secara cepat.

2. Tubuh Tak Pernah Berbohong
Tangan dan lengan merupakan indikator kebohongan yang baik. Ketika seseorang berbohong kepada Anda, dia cenderung kurang ekspresif dengan tangan dan lengannya. Dia mungkin meletakan tangannya di pangkuannya ketika sedang duduk atau meletakan di samping badannya jika berdiri; dia mungkin memasukan tangannya di sakunya atau mengepalkannya. Pada saat dia duduk dan menyilangkan kaki dengan posisi tangan mendekati badan, ini mengidikasikan bahwa dia sedang menyembunyikan sesuatu dari Anda. Gerakan kaku seperti mesin dan cenderung dibuat-buat, mengindikasikan bahwa dia hanya berpura-pura.

3. Menutup-nutupi Tanpa Sadar
Ketika seseorang tanpa sadar menutupi mulutnya ketika sedang berbicara, ini jelas menandakan bahwa dia tidak yakin dengan apa yang diucapkannya. Ini merupakan suatu usaha bawah sadar untuk menyembunyikan kata-katanya. Jika seseorang sedang mendengarkan perkataan Anda sambil dia menutup atau menyentuh wajahnya, itu mengungkapkan bahwa dia tidak ingin mendengarkan perkataan Anda. Menyentuh hidung dan menggaruk-garuk bagian belakang atau samping telinga dan menggosok mata (bukan karena gatal) dapat dianggap sebagi tanda kebohongan.

4. Mengangkat Bahu Sedikit
Mengangkat bahu adalah gerak tubuh yang biasanya menandakan ketidaktahuan atau ketidakacuhan. Akan tetapi, jika gerak tubuh ini berlalu dengan cepat ini merupakan pertanda bahwa dia tidak terlalu serius atau santai saja dalam jawabannya, meskipun sebenarnya tidak demikian. Situasi ini mirip dengan seseorang yang merasa malu ketika mendengarkan sebuah lelucon, tetapi ingin berpura-pura bahwa dia menganggap itu lucu. Apa yang Anda lihat hanyalah senyum di bibir saja, bukan senyum lebar yang terpancar dari seluruh wajahnya.

Sumber: webgaul.net, credit goes to Vion

Iklan
, , , , , , , , ,

About Eduard de Grave

Blogger tampan, seksi, kaya raya & baik hati. Blog pribadi: annunaki.me | lapak jualan: agenhajarjahanam.net | Google Plus Twitter: @eduard777

Lihat semua pos milik Eduard de Grave

Komentar ditutup.