Refleksi Ketelanjangan

11 Juli 2012

Inspirational

gadis telanjang dada

Once, we were comfortable with our skin. In our God given glorious paradise island, we were one with our nature, part of it, the crown of it. Then came other people who told us that our nakedness were wicked and barbaric, a sin in God’s eyes. So they made us ashamed of our simplicity and told us to hide our beauty.

Centuries later, the same people returned in their bikinis, flaunting their nakedness under our caressing sun. Then they mocked us of our prudeness.

(Suatu ketika, kita pernah begitu nyaman dengan kulit kita. Di pulau Dewata yang bak nirwana ini, kita satu dengan alam, menjadi bagiannya, menjadi mahkotanya.

Lalu datanglah orang dari luar yang mencela dan mengatakan bahwa ketelanjangan kita itu adalah suatu kejahatan, bahwa kita tak berbudaya dan kita berdosa di mata Tuhan. Mereka membuat kita malu akan kesederhanaan kita dan menyuruh kita menyembunyikan keelokan kita.

Berabad-abad kemudian, orang asing yang sama kembali ke pulau kita hanya dengan bikininya. Memamerkan ketelanjangannya di bawah belaian matahari kita. Lalu mereka mengejek kekolotan kita)

notes inspiratif dari sis Aditya :D

About these ads

Tentang Red

Blogger tampan, seksi, kaya raya dan baik hati. Mengelola blog pribadi di http://annunaki.me/ serta lapak jualan di http://agenhajarjahanam.net/

Tampilkan semua tulisan oleh Red

17 Komentar pada “Refleksi Ketelanjangan”

  1. Priyo Berkata

    ya kalo bicara pulau dewata ya …..

    Balas

  2. Zhoumi Fernandez Berkata

    Itu orang gga tau malu kali bang!?!??

    Balas

    • Red Berkata

      kok dari kemarin gak ada yg ngomentarin artikelnya ya? ini semuanya mengomentari gambarnya :lol:

      bukti kalo kita hanya terpaku dan terpukau pada wadah bukan isi

      Balas

  3. zasseka Berkata

    sebagai penikmat seni, saya pribadi melihatnya artistik…
    lanjutkan sobat….
    (kucek-kucek) mantab!

    Balas

  4. leegundi Berkata

    itu fotonya asli ya ngambilnya di bali bang ?

    Balas

Mari Berdiskusi !

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 11.196 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: